Friday, 24 November 2017

Praktek Mulok (Penyemainan Bibit Cabai Rawit)

biji cabai yang sudah tumbuh milik kelas lain
Hai sahabat blogger sepermainan~
Akhirnya hari ini Lianty bisa buka blog juga T^T
Akhir-akhir ini banyak banget tugas praktikum dari berbagai mata pelajaran di sekolah Lianty.
Jadi Lianty gak sempat buka blog. Dan sekarang Lianty akan sempatin buat ngeblog walaupun postingannya juga tentang praktikum :'3

Di postingan kali ini Lianty mau cerita tentang praktik pelajaran muatan lokal 'bercocok tanam' yaitu penyemaian bibit cabe rawit. Jadi kali ini, Lianty dan teman-teman sekelas Lianty akan menanam biji cabe rawit di poly bag (^3^)

Sebelum kelas Lianty, sudah ada kelas-kelas yang lebih dulu praktek.
Waktu itu Lianty bertemu salah satu teman Lianty dari kelas lain di toilet sekolah.
Matanya merah plus berair gitu :3 Lianty langsung sadar kalau dia 'wedangan' :'v
Abis megang cabe eh dia malah megang mata.
WoW fantastik :'D.
"Haduh pedih kali mataku" Kata temen Lianty itu.
Wkwkwkwkwk... setelah ngeliat itu, Lianty jadi lebih hati-hati waktu praktek :'v


Hari H pun tiba. Kelas kami heboh dengan suara-suara gaib teman-teman sekelas.
"Mana bijinya?" "Gak kau bawa bijinya?" "Pinjam sendok wei!" "Minta air hangat ya" :'v

Bahan-bahan yang kami siapan hari itu adalah mangkuk, sendok, air hangat, sapu tangan, poly bag, dan pastinya biji cabe rawit.

Seperti yang diajarkan oleh guru kami,  Bu Evi.
Pertama-tama kami harus mencari biji cabe rawit yang produktif dengan cara mengambil biji cabe dibagian tengah dan kemudian dimasukkan ke dalam wadah yang sudah berisi air hangat.
Biji yang menyentuh permukaan adalah yang produktif.
Sedangkan biji yang mengambang/?/ di permukaan berarti tidak produktif.

biji yang produktif diambil dengan sendok

Setelah biji cabenya kami keringkan, bu guru pun menyuruh kami keluar -
ruangan kelas untuk mulai praktikum yang sebenarnya.

Bahan-bahan dan alat pun disiapkan.


menyiapkan media tanam

Setelah media tanam disiapkan, kami pun menaburkan biji cabe rawitnya di atas permukaan,
tidak lupa untuk menutupnya sedikit dengan tanah dan menyiramkan sedikit air.
Bukan disiram sih sebenarnya... Di ciprat-ciprat gitu :'v

tumbuh ya nak...


Ini Lianty punya foto kegiatan kelompok lain, (bukan malah sibuk di kelompok sendiri eh malah nyibukin ke kelompok lain/?/ :v)




Yosh~! Selesai~
Setelah selesai menabur biji cabe, masing-masing kelompok meletakkan poly bag-nya di tempat yang sama yaitu di bawa pohon ceri.

masing-masing kelompok punya 3 poly bag




maaf kan yang numpang narsis :v

Oh ya, Lianty kasih tau nih...
Punya kelas lain yang lebih dulu praktek, biji cabenya sudah tumbuh lho ><





Sampai sekarang, sudah seminggu... tapi biji cabe dari kelompok Lianty belum tumbuh-tumbuh T^T. Bukan kelompok Lianty aja sih... Yang lain juga. Tapi anehnya hanya ada 1 kelompok yang bijinya sudah kelihatan tumbuh. #tegar

Semoga biji cabe dari kelompok yang lain juga ikut tumbuh ya... Khususnya kelompok Lianty :3
Semoga tumbuh jadi pohon cabai yang berbuah lebat ya... Jangan tumbuh jadi cabe-cabean/?/ :'v wkwkwkwk....


Sampai di sini dulu ya postingan Lianty kali ini. Sahabat blogger bantu doa'in biji cabai kelompok Lianty supaya cepat tumbuh ya, hehehehe. :*

Sampai jumpa di postingan berikutnya ~~~

Salam manizzz,

-Lianty Putri-


Reaksi:

2 comments:

  1. Seru sekali sepertinya yaa 😁😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak, praktek di sekolah itu memang seru banget >_<

      Delete

Thank's for left your coment^^