Friday, 1 July 2016

6 Buku Baru Di Rak Buku

 
Postingan pertama dibulan Juli :D
Hai sahabat blogger sepermainan~
Hari ini Lianty mau nge-post tentang ‘6 Buku Baru Di Rak Buku Lianty’.
Sebelumnya Lianty sudah pernah posting tentang ‘Buku-Buku Di RakBukuku’ :D
Jadi, postingan kali ini adalah sambungan dari post sebelumnya tadi.

Di awal tahun 2016 Lianty pergi ke-toko buku, buku pertama yang Lianty beli ditahun 2016 adalah komik Hai,Miiko volume ke 10, lalu dibulan-bulan selanjutnya Lianty lanjutkan dengan membeli buku-buku lainnya. Oke, ini dia 6 buku baru yang masuk ke rak buku Lianty:


1. Hai,Miiko vol.10



Lianty kangen sama si Miiko-chan ini :D jadi waktu ke toko buku Lianty beli komik ini deh. Padahal sebenarnya gak niat mau beli buku lho. Lianty ke-toko buku buat beli peralatan sekolah sebenarnya :D

2. Tere Liye : Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin


Buku ini adalah buku dari Tere Liye yang pertama Lianty beli. Lianty dapat dari salah satu temen sosmed yang merekomendasikan buku ini. Kebetulan di toko buku banyak banget ternyata buku karya Om Tere ini. Lianty beli deh buku ini. Dan ternyata Lianty suka sama ceritanya :D <3
Ini ada sedikit sinopsis dibelakang bukunya :

                “Dia bagai malaikat bagi keluarga kami. Merengkuh aku, adikku, dan ibuku dari kehidupan jalanan yang miskin dan nestapa. Memberikan makan, tempat berteduh, sekolah dan janji masa depan yang lebih baik.
Dia sungguh bagai malaikat bagi keluarga kami. Memberikan kasih sayang, perhatian, dan teladan tanpa mengharap budi sekalipun. Dan lihatlah, aku membalas itu semua dengan membiarkan mekar perasaan ini.
Ibu benar, tak layak aku mencintai malaikat keluarga kami. Tak pantas. Maafkan aku, Ibu. Perasaan kagum, terpesona, atau entahlah itu muncul tak tertahankan bahkan rambutku masih dikepang dua.
Sekarang, ketika aku tahu dia boleh jadi tidak pernah menganggapku lebih dari seorang adik yang tidak tahu diri, biarlah... biarlah aku luruh kebumi seperti sehelai daun... daun yang tidak pernah membenci angin meski harus terenggutkan dari tangkai pohonnya.”

Bukunya sudah mulai rusak gara-gara dipinjam nonstop dari teman ke teman Lianty :-/ Gak tanggung jawab nih mereka, Hemzzz..

3. Tere Liye : Ayahku (Bukan) Pembohong


Buku karya Om Tere lagi :D setelah Lianty nyantol sama ‘Daun yang jatuh tak pernah membenci angin’ Lianty coba nyari buku Om Tere yang lain, dan Lianty memutuskan membeli buku ini. Dan lagi-lagi Lianty suka sama bukunya.
Ini sinopsis dibelakang bukunya:

                “Kapan terakhir kali kita memeluk ayah kita? Menatap wajahnya, lantas bilang kita sungguh sayang padanya? Kapan terakhir kali kita bercakap ringan, tertawa gelak, bercengkrama, lantas meyentuh lembut tangannya, bilang kita sungguh bangga padanya?
                Inilah kisah tentang seorang anak yang dibesarkan dengan dongeng-dongen kesederhanaan hidup. Kesederhanaan yang justru membuat ia membenci ayahnya sendiri. Inilah kisah tentang hakikat kebahagiaan sejati. Jika kalian tidak menemukan rumus itu dinovel ini, tidak ada lagi cara terbaik untuk menjelaskannya.
                Mulailah membaca novel ini dengan hati lapang, dan saat tiba dihalaman terakhir, berlarilah secepat mungkin menemui ayah kita, sebelum semuanya terlambat, dan kita tidak pernah sempat mengatakannya.”

4. Raditya Dika : Babi Ngesot



Sebelumnya Lianty gak pernah baca buku dari Kak Raditya ini. Waktu Lianty datang ke toko buku, di rak Best Seller banyak juga buku karya Kak Raditya Dika ini. Nah, karena Lianty gak pernah beli, Lianty cari buku yang paling murah :’D (?) Lumayan sih bukunya buat hiburan :D Kocak ceritanya :3 Tapi jujur Lianty tetap lebih suka novel-novel cerita yang banyak memuat bahasa baku :)
Ini sinopsis di belakang bukunya:

                “Kesurupan Mbak Minah semakin menjadi-jadi. Tubuhnya semakin susah dikendalikan oleh kita bertiga. Lalu tiba-tiba, hingga berkata, ‘Pencet hidungnya, bang.’
‘Apa?’
                ‘Idungnya’ Ingga meyakinkan. ‘Aku pernah baca dimana gitu, pencet aja hidungnya’.
                ‘Tapi, Ngga?’
                ‘ABANG! PENCET HIDUNGNYA SEKARANG!’ Edgar memerintahkan gue.
                Dari pada kehilangan nyawa, gue ikutin saran mereka.
                HAP! Gue pencet hidungnya mbak minah. Kita semua terdiam untuk beberapa saat. Semua menunggu efek yang datang dari mencet hidung orang kesurupan. Apakah setannya akan keluar? Apa yang akan terjadi setelah ini?
                Ternyata,
                Enggak ngefek.
                ‘Kok gak ngaruh?’ Tanya gue.
                Ami, yang emang expert soal kesurupan, langsung teriak, ‘YAIYALAH !!!! JEMPOL KAKINYA TAU YANG DIPENCET, BUKAN HIDUNG!’

5. Tere Liye : Hujan



Buku karya Om Tere lagi :D Kayanya Lianty jadi suka sama buku-buku karya Om Tere ini deh :D <3 Sebelumnya Lianty bingung mau beli buku yang mana. Ada dua buku ditangan Lianty, yang satu judulnya ‘Pulang’ dan ‘Hujan’ dua-duanya sama-sama buku karangannya Om Tere. Tapi karena Lianty tahu buku yang ‘Hujan’ lebih baru, akhirnya Lianty milih buku ini deh :D.
Ini sinopsis dibelakng bukunya:

                “Tentang persahabatan. Tentang cinta. Tentang perpisahan. Tentang melupakan. Tentang HUJAN”

Pendek ya sinopsisnya :D gak kaya yang buku-buku sebelumnya..

6. Roald Dahl : Mr.Fox Yang Fantastis


Nah buku ini gak Lianty beli, tapi dapat hadiah dari Kak Aldriana Amir alias Kak Dian, ilustrator favorite Lianty :D Lianty suka bukunya, walaupun sudah remaja tapi Lianty tetap suka baca cerita anak-anak :D  Sayangnya buku-buku anak karya Roald Dahl gak ada dijual di toko buku di kota Lianty :’( padahal Lianty pengen nyobain buku yang lainnya :( Ya mungkin nanti kalau keluar kota Lianty bakal cari buku yang lain :D
Ini dia sinopsis dibelakang bukunya:
               
“Boggis, Bunce, dan Bean adalah tiga peternak yang sangat pelit dan jahat. Diladang mereka tinggal Mr. Fox sekeluarga. Setiap malam dia mendatangai salah satu peternakan itu dan  mengambil ayam, bebek, atau kalkun.
                Bonggis, Bunce dan Bean sangat membencinya dan ingin menghabisinya tapi Mr. Fox selalu berhasil menyelamatkan diri. Mereka akhirnya kehabisan akal dan memutuskan untuk berjaga diluar sarang Mr. Fox sampai Mr. Fox sekeluarga kelaparan dan terpaksa keluar.
                Nah, bagaimanakah cara Mr.Fox mengakali mereka kali ini sehingga akhirnya dia sekeluarga dan teman-temannya malah bisa berpesta dengan makanan dan minuman yang melimpah ruah?”


Oke, Sampai disini dulu ya :)
Salam manis, Lianty Putri.

Reaksi:

2 comments:

  1. Definitely a Tere Liye fans ya, kak XD
    Aku juga, koookkk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kekekeke~~~ Samaan donk nih ya XD

      Delete

Thank's for left your coment^^